Apa itu indigo?
Indigo berasal dari bahasa spanyol yang berarti warna, atau yang kita sekarang adalah istilah untuk menyebut orang yang memiliki keistimewaan dari allah yang tidak di miliki oleh orang lain, bisa berupa rasa atau mengetahui sesuatu yang tidak di ketahui oleh orang2 awam, isilah indigo populer tahun 1970 an guna menyebut orang dengan kemampuan paranornal

Ciri-ciri orang indigo:

  • Sangat mengenal diri nya dan tujuan yang jelas,
  • Memiliki alam spiritual bawah sadar sejak dulu/ bisa keluar dari tubuhnya
  • Memiliki IQ yang sangat tinggi
anak indigo biasanya berbeda dari anak seumur nya karena meiliki sifat yang lebih dewasa dari anak- anak seumurnya  Dia akan merasa heran untuk beberapa hal, yang dirasa tak masuk akal. Seringkali bersikap non-kompromistis terhadap segala sesuatu yang dinilainya bersifat pemaksaan Disebabkan ada ciri spesifik yang harus dipastikan. 4. Apa kaitannya Indigo dengan attention-deficit hyperactivity disorder?. Bagaimana cara membuat Bot Discord tanpa perlu coding? | Mr. ASAL-USUL HALLOWEEN - Versi Mr. Hijab Cosplayer, bagaimana hukumnya dalam Islam? | Mr. Banyak anak yang dilabeli indigo didiagnosis mengidap attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD), dan buku Tober dan Carroll yang berjudul "The Indigo Children" sendiri menghubungkan konsep indigo dengan diagnosis ADHD. Robert Todd Carroll menyatakan bahwa pelabelan anak-anak sebagai indigo merupakan alternatif dari diagnosis yang seolah menunjukkan ketidaksempurnaan, kecacatan atau penyakit kejiwaan. Stephen Hinshaw, profesor psikologi di Universitas California, Berkeley, menyatakan bahwa ketakutan akan kelebihan pengobatan terhadap anak itu masuk akal, namun anak berbakat yang didiagnosis ADHD dapat belajar lebih baik dengan lebih banyak struktur, bahkan jika struktur tersebut awalnya mengakibatkan kesulitan. Banyak anak yang dilabeli indigo telah dimasukkan ke sekolah rumah. 5. • Istilah Indigo tidak terdapat pada DSM IV (Diagnostic N Statistical Manual for Mental Disorder), ataupun ICD-10 (Psikiatri). • Jika salah satu ciri indigo adalah Aktif dan cenderung ‘tidak bisa diam’, pemberontak. • Jika salah satu ciri indigo adalah Cerdas, dapat mengerjakan berbagai hal yang belum pernah diajarkan. Hal ini tidak serta merta menjadikan anak indigo ke dalam kriteria anak-anak Gifted or Talented. Nah, kira-kira demikian penjelasan singkatnya. Kemudian, yang menarik untuk dipaparkan dalam forum diskusi ini adalah terkait bukti-bukti, bahwa terdapat dilema yang terjadi pada diri individu indigo:. • Secara Kognisi: ada ‘jarak’ antara kemampuan intuisinya yang luar biasa dalam hal mempersepsikan dunia – dengan – ‘pengalaman pahit’ yang harus dialaminya atas ketidakadilan yang ditemui/dirasakan dari lingkungannya. Hal ini menimbulkan ‘rasa sakit’ dan perasaan tidak nyaman terhadap dirinya sendiri, merasa ‘tidak utuh’ (Un-Fullness). • Selain itu, dengan kelebihan yang dimiliki, cenderung membuat anak menjadi tidak realistis dan malas. "Kalau mereka konsentrasi dengan memusatkan energi, mereka bisa membayangkan soal-soal yang akan keluar dalam ujian. • After-school programs: Mengulang pelajaran di sekolah, secara individual. Utamanya bagi mereka-mereka yang tidak bisa melibatkan diri dalam proses KBM di sekolah. • Konseling: Pendekatan kognitif, ditekankan pada aspek pengalaman-pengalaman spiritual atau ‘pengalaman ajaib’ yang dialaminya. Proses ‘healing’ (pen-jembatan-an) ini akan secara perlahan mengurangi (bahkan menghilangkan) ‘rasa sakit’ atau ‘rasa tidak nyaman’ anak indigo terhadap kemampuan yang mereka miliki. Serta izinkan anak-anak ini memiliki ‘ruang’ bagi hidupnya, agar bermakna dan memiliki tujuan yang positif. • Kekuatan yang mereka miliki agar bisa diarahkan ke hal-hal yang positif (kemanusiaan, misal: u/ penyembuhan, pengambilan keputusan penting di masa depan, dll). • Untuk mengurangi ‘ketersiksaan’ anak atas kelebihan yang dimilikinya, terkadang penting pula untuk "menormalkan" anak-anak berdaya lebih ini. Last, Anak-anak indigo pada dasarnya seumur hidup akan indigo terus (berkembang menjadi 'indigo dewasa').jadi anak indigo tidak harus orang yang bisa melihat mahluk halus, tapi banyak kelebihan yang mereka miliki seperti kecerdasan dan indigo itu kelebihan bukan kekurangan, dan harus di syukuri sebagai pemberian dari allah swt kepada hamba nya yang terpilih karena dia istimewa,

bagaimana islam memandang indigo?
Islam tidak menolak ada nya indigo, jika itu realita dan ada di sekitar kita maka boleh meyakininya, namu yang kita yakini sebatas yang kita lihat saja, sehebat apapun anak indigo dia tetap manusia 


Allah berfirman,

قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ

Katakanlah: “tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah..”

Di ayat lain, Allah berfirman,

وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لَاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ

“Katakanlah: …Sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira”.

Di ayat lain, Allah juga menegaskan,

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا ( ) إِلَّا مَنِ ارْتَضَى مِنْ رَسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا

Dia adalah Tuhan yang mengetahui yang ghaib, dan Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada Rasul yang diridhai-Nya. Sesungguhnya Dia Mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. (QS. Al-Jin: 26 – 27)

Dalam  hadis dari Rubayyi’ bintu Mu’awidz radhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan,

قَالَتْ جَارِيَةٌ: وَفِينَا نَبِيٌّ يَعْلَمُ مَا فِي غَدٍ. فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لاَ تَقُولِي هَكَذَا وَقُولِي مَا كُنْتِ تَقُولِينَ»

“Ada seorang anak yang mengatakan, ‘Di tengah-tengah kami ada seorang nabi yang mengetahui apa yang terjadi besok.’ Spontan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan, ‘Jangan kau ucapkan hal itu, ucapkanlah syair yang tadi kalian lantunkan.’ (HR. Bukhari 4001).

Jika demikian kemampuan yang ada pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau tidak mengetaui hal ghaib, tidak bisa meramalkan masa depan, kecuali yang Allah wahyukan, bagaimana mungkin kita meyakini anak indigo mampu menerawang masa depan, melihat kejadian masa silam, meraba kejadian di tempat lain dalam waktu bersamaan, menebak isi hati orang, komunikasi dengan benda mati, komunikasi dengan Tuhan, menggerakkan benda dari jauh, dst.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendatangi Ibnu Shayyad, seorang yang dianggap bisa meramal. Beliau ngetes kemampuannya: ‘Tebak kata yang kusimpan dalam hatiku!’ Ibnu Shayyad mengatakan, ‘Dukh..’ Mendengar jawaban ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اخْسَأْ، فَلَنْ تَعْدُوَ قَدْرَكَ

‘Duduklah, kamu tidak akan melebihi batas kemampuanmu.’ (HR. Bukhari)


Pendapat yang kuat, ketika itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyimpan firman Allah di surat Ad-Dukhan ayat 10. (Keterangan Fuad Abdul Baqi dalam Ta’liq Shahih Bukhari).

 Jadi siapapun anak indigo dia hanya lah manusia yang tidak luput dari dosa dan indigo nya hanya gift dari allah , dan tidak ada manusia yang lebih hebat kecuali rassulullah, jadi kita memandang indigo ini sebagai tanda kebesaran alah, dan kita bermuhasabah diri bahwa kita tidak ada apa2 di mata allah, jadi islam memandang indigo sebagai suatu yang tidak normal dan wajib di obati, karena tidak sesuai kodrat nya,