*Setiap orang pasti menginginkan untuk mati dalam keadaan terbaik. Keadaan tersebut adalah Husnul Khotimah.*

*Namun, pertanyaannya apakah bisa kita meraih kematian dalam keadaan tersebut?*

*Tidak menutup kemungkinan bahwa kita menjadi salah satu diantaranya. Lalu, di dalam hati mungkin kita akan bertanya, "Dalam keadaan apa aku akan mati?".*

*Bisa jadi kita mati dalam keadaan yang diridhai Allah. Bisa juga kita mati dalam keadaan bermaksiat kepada Allah. Naudzubillah min dzalik.*

*Husnul diambil dari kata hasan yang artinya baik. Khotimah sendiri memiliki arti yaitu sebuah akhir.*

*Jadi, husnul khotimah memiliki arti sebuah akhir yang baik. Arti operasionalnya adalah sebuah kematian yang berakhir dalam kondisi yang baik alias diridhai oleh Allah SWT.*

*Banyak orang yang salah mengeja atau menuliskan kata "husnul khotimah menjadi khusnul khotimah." Padahal kata husnul dan khusnul memiliki arti yang jauh berbeda.*

*_Husnul memiliki arti BAIK sedangkan Khusnul memiliki arti HINA._*

*Tentu ini akan menjadi fatal bila kemudian ada orang yang meninggal lantas kita berucap, “Semoga _Khusnul Khotimah ya.._” yang artinya semoga berakhir dalam keadaan hina ya..*

🟢  *_KEUTAMAAN :_*

*Ada beberapa keutamaan yang akan didapatkan ketika seorang Muslim meninggal dalam keadaan Husnul Khotimah.*

*_1. BENTUK TAQWA KEPADA ALLAH_*

*Saat kita bisa mengakhiri hidup dalam keadaan yang baik atau dalam keadaan ber-Islam yang sempurna maka itu menjadi bukti _Taqwa_ kita kepada Allah.*

*Sebagaimana firman Allah SWT yang sering disampaikan oleh khatib ketika Sholat Jum’at.*

*يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ*

*Artinya :*
*“ Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar Taqwa, dan janganlah kalian mati melainkan dalam keadaan Muslim (berserah diri) ”.*
(QS. Ali-Imran: 102)

*_2. DIBERIKAN TAUFIQ_*

*Ketika seseorang berakhir dalam keadaan yang baik maka ia akan diberikan Taufiq untuk menjauhi semua yang dilarang oleh Allah SWT.*

*Sebagaimana hadits Nabi SAW dari Anas bin Malik Radiyallahu Anhu, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda :*

*إِذَا أَرَادَ اللهُ بِعَبْدِهِ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ، قاَلُوُا: كَيْفَ يَسْتَعْمِلُهُ؟ قَالَ: يُوَفِّقُهُ لِعَمَلٍ صَالِحٍ قَبْلَ مَوْتِهِ. رَواه الإمام أحمـد والترمذي وصحح الحاكم في المستدرك.*

*Artinya :*
*“ Apabila Allah menghendaki kebaikan pada hambanya, maka Allah memanfaatkannya”. Para sahabat bertanya, ”Bagaimana Allah akan memanfaatkannya?”*

*Rasulullah menjawab, ”Allah akan memberinya Taufiq untuk beramal shalih sebelum dia meninggal.”*
(HR. Imam Ahmad, Tirmidzi, dan dishahihkan al Hakim dalam Mustadrak).

*_3. MERAIH SURGA_*

*Tidak ada yang paling didambakan bagi seseorang yang ingin meraih husnul khotimah selain meraih Surga Allah SWT.*

*Dengan kita berakhir dalam kondisi yang baik dengan tanpa bermaksiat sedikitpun maka Allah akan janjikan _SURGA_ bagi mereka.*

🟢  *_CARA MENCAPAINYA :_*

*Sesungguhnya Allah SWT dari awal sudah memperingatkan agar kita mempersiapkan diri. Sebagaimana dalam firman-Nya pada QS. Al-Hasyr ayat 18 :*

*يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ*

*Artinya :*
*“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (Akhirat); dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”*

*Lalu, bagaimana cara mencapainya? Tentunya agar kita bisa berikhtiar sebisa mungkin berakhir dalam keadaan Husnul Khotimah.*

🟢  *_KIAT-kiat_ untuk meraihnya menurut Imam Sufyan Al-Tsauri.*

*~ Pertama, menjaga Iman dan ketaqwaan secara Istiqomah kepada Allah SWT.*

*~ Kedua, berusaha sungguh-sungguh memperbaiki dan mensucikan lahir dan batinnya.*

*~ Ketiga, senantiasa berdo'a kepada Allah agar diwafatkan dalam keadaan Iman.*

*~ Keempat, senantiasa berdzikir kepada Allah dalam keadaan apapun.*

🔺  *_KESIMPULAN :_*
*Pada akhirnya Husnul Khotimah adalah sebuah akhir riwayat Manusia (meninggal Dunia) dalam kondisi yang baik atau diridhoi Allah SWT. Tentu hal ini menjadi dambaan setiap orang yang beriman.*

*# Oleh karena itu bila ingin dapat memperolehnya, maka hendaklah setiap mengerjakan Sholat ketika dalam _SUJUD yg terakhir dan ketika TASYAHUD akhir sebelum salam,_ hendaklah selalu mengucapkan kalimat seperti di bawah ini :*

*_" Allahumma inni as'aluka Husnal Khotimah. "_*

*Artinya :*
*" Ya Allah.. aku memohon kepada-Mu di akhir hidup yang baik. "*

*Setiap Sholat dibaca cukup hanya satu kali saja secara Istiqomah.*

*# Amalan Dzikir yg lain agar senantiasa didawamkan setiap hari adalah perbanyak membaca :*
*_Laa Ilaha illallah.._ -/+ 1000X*

*Diawali dan diakhiri dg kalimat : _Laa Ilaha illallah Muhammadar Rasulullah._*

*Bila sudah terbiasa dg mengucapkan kalimat tsb, In Syaa Allah ketika diakhir hidupnya nanti Allah akan membimbing hatinya utk "Mengucapkan Kalimat tsb". Walau tanpa mendapatkan bantuan _Talqin dari orang lain_ disekitarnya. In Syaa Allah..*