film ini mengisahkan pandemi virus yang terjadi di korea selatan yang menyebar begitu cepat, dalam hitungam minggu sudah ribuan nyawa melayang, nah padahal masih banyak yang tidak tertular namun sudah di lockdown di dalam kota, lihat padahal mereka sehat tapi ikut di lockdown, dan mereka menggunakan kekuatan militer untuk memperingati warga yang ngeyel, untung saja indonesia tidak seperti mereka, makanya patuhi peraturan psbb ,gambaran lockdown paksa sujatu kota terlihat di flm itu yang sehat dan yang sakit sudah di angap menular semua, andai indonseia seperti itu apa kita siap? berthan hidup dengan ketakutan yang luar biasa? dan yang sekarat saja sudah di anggap mati dan di bakar agar virus itu tidak menular , indonesia ungkin bisa seperti itu jika psbb di langgar terus, memang terlihat biasa saja namun jika korban makin banyak maka tidak ada pilihan lain denggan lahan makam yang semakin menipis dan korban yang bisa jadi melampaui kapasitas dan terus bertambah, maka bagaimana menguburkan mereka? apa mau bernasib seperti film the flu di bakar karena jumlah nya terlalu banyak?jangan sampai itu terjadi 

lihat bagaimana kota itu mau di bom nuklir karena sudah di anggap terjangkit semua? nah makanya kita bisa menahan laju penyebaaran dengan mengurangi kontak dan juga menjaga diri, di film itu mereka malah menjarah toko dan akhirnya mereka tertular dll itu adallah pelajaran bahwa berkerumun itu tidak bleh di masa pandemi dan akhirnya semua di karantina

di karantina pun tidak ada harapan karena obat blm di temukan dll dan akhir nya mereka pun akan di bunuh masal karena tidak ada obat nya 
apa itu bisa terjadi di dunia nyata? kita tidak tau dan bisa saja jika obat bl di temukan dan korban makin banyak jangan sampai itu jadi pilihan terakhir