virus covis 19 sudah menyebar keseluruh dunia,termasuk indonesia sudah 18.496 kasus, dan ini sangat darurat karena akan terus bertambah dengan tidak efektif nya lockdown di indonesia, jika rumah sakit di bagun di kemayoran yang notaben nya di tegah kota, mengapa tidak memanfaat kan pulau rekalamasi yang terbengkalai dengan gedung yang sudah berdiri?

padahal jarak dari dermaga ke pulau tidak terlalu jauh, dan lebih evesien untuk menekan angka penularan karena memang di isolasi di tengah laut dan tidak ada kontak dengan masyarakat di darat, kalau di tengah laut sudak pasti lebih aman ,

Dari pada gedung yang sudah berdiri terbengkalai lebih baik di alih fungsikan untuk wilayah karantina virus corona, akses nya juga tidak terlalu jauh karena kita juga punya banyak kapal dll, bisa di kirim lewat kapal atau helikopter

kenapa potensi itu di lupakan , bukannya sudah milik pemda Dki jakarta pulau- pulau tersebut? dan dari pada terbengkalai lebih baik di gunakan untuk bangun tempat karantina pasien virus korona dan pulau tersebut jadi lebih bermanfaat dari pada tidak jelas fungsi nya 

ada beberapa pulai dari pulau A sampai pulau G kenapa tidak di fungsikan dari pada harus d wisma atlit yang jarak nya sangat di tengah masyarakat lagipula kalau rumah sakit nya di tengah kota bisa jadi penyebaran virus akan meningkat karena memang letak nya di tengah kota   

ini beberapa keuntunan membuat tempat karantina dan rumahsakit corona di tengah pulau
  • Tempat yang jauh dan terisolasi
  • penyebaran sangat terbatas karena di tengah pulau
  • masyarakat merasa aman karena jauh dari lingungan mereka
  • penyembuhan lebih fokus 
mungki itu hanya bebebrpa opsi pilhan agar penyebaran virus ini idak semakin parah dan masyarakant bisa kembali seperti keadaaan semula