*Hari Tasyrik merupakan hari yang jatuh pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah di tiap tahun Hijriyah, yaitu satu hari setelah hari Raya Idul Adha.*

*Pada hari Tasyrik tersebut umat Muslim dilarang untuk melakukan ibadah puasa apapun termasuk _Puasa sunnah Senin dan Kamis_ yang sudah terbiasa dikerjakannya karena hukumnya bisa menjadi "haram" bila dilakukan.*

🍁 *Amalan tersebut meliputi :*
*1️⃣. Menikmati Makanan*

*Idul Adha dan Hari Tasyrik, merupakan hari untuk bersenang-senang dan menyantap makanan.*

*Karena Nabi SAW mengatakan bahwa Idul Adha dan Hari Tasyrik adalah hari kaum Muslimin untuk menikmati makanan.*

*Dari Nubaisyah al-Hudzali ra, bahwa Nabi SAW bersabda :*

*_" Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah. "_*
(HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud & Nasa'i). 

*2️⃣. Perbanyak Dzikir*

*Dalam surat Al-Baqarah ayat 203, yang artinya diperintahkan untuk berdzikir di hari Tasyrik.*
*" Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari terbilang. "*

*Dzikir tersebut disyari'atkan sebagian besar Ulama.*

*3️⃣. Menyembelih Hewan Kurban*

*Jika pada saat hari Raya seseorang belum memiliki rezeki untuk berkurban, maka keesokannya bagi yang memiliki uang bisa untuk membeli hewan kurban.*

*Tidak mengapa jika ingin menyembelih hewan kurbannya pada hari Tasyrik.*

*Batas waktu menyembelihan hewan kurban sampai hari terakhir Tasyrik yaitu tanggal 13 Dzulhijjah 1441 H atau pada tanggal 3 Agustus 2020 esok lusa (hari Senin).*
*Namun jika penyembelihan hewan kurban dilakukan melewati setelah tanggal tersebut maka hukumnya hanya dianggap sebagai penyembelihan biasa (tidak memperoleh keberkahan hari Kurban).*

*4️⃣. Memperbanyak Syukur*

*Di hari Tasyrik syukuri pada kenikmatan seperti makan, minum dan kenikmatan beribadah dengan cara berdzikir pada Allah.*

*Dan sebaik-baik _Hati adalah yang sering Berdzikir dan Bersyukur._ Dengan demikian nikmat-nikmat tersebut akan menjadi lebih sempurna.* 

*5️⃣. Perbanyak Do'a Sapu Jagad*

*Allah Ta’ala berfirman;*

*فَإِذَا قَضَيْتُمْ مَنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاقٍ, وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ*
*Artinya :*
*“Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah Hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara Manusia ada orang yang berdo'a :* *“Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di Dunia”, dan tiadalah baginya bagian (yang menyenangkan) di Akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdo'a:* *“Robbana aatina fid Dunya hasanah wa fil Akhiroti hasanah wa qina ‘adzaaban Naar”.*

*[Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di Dunia dan kebaikan di Akhirat dan peliharalah kami dari siksa Neraka].”*
(QS. Al Baqarah : 200-201) 

*Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam paling sering membaca _Do’a Sapu Jagad ini_. Anas bin Malik mengatakan,*
*كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – « اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ* »
*Artinya :*
*“Do’a yang paling banyak dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “Allahumma Robbana aatina fid Dunya hasanah wa fil Akhiroti hasanah wa qinaa ‘adzaaban Naar”. [Wahai Allah, Rabb kami, berilah kami kebaikan di Dunia dan kebaikan di Akhirat dan peliharalah kami dari siksa Neraka].”*
(HR. Bukhari no. 6389 dan Muslim no. 2690).

*Dalam do'a ini telah terkumpul kebaikan di Dunia maupun di Akhirat.*

*Oleh karena itu jangan sia-siakan hari Tasyrik ini untuk melakukan banyak amal-amal sholeh yang lain meski tak boleh berpuasa.*

🔺 *_PENJELASAN :_*
*Bagi yang sudah terbiasa mengamalkan Puasa Ayyamul Bidh, di tgl 13, 14 & 15 tiap2 pertengahan bulan Hijriyah. Utk bulan ini maka puasanya bisa dilakukan setelah tgl 13 (hari Tasyrik) yaitu di tgl 14 & 15 Hijriyah bertepatan dg tgl 4 & 5 Agustus 2020 (hari Selasa & Rabu). Untuk yg tgl 13 (Tasyrik) boleh diganti pd hari yang lain atau boleh juga tidak dilakukan. Karena bila berpuasa sunnah pada hari Kamis, maka akan diperoleh 2 fadhilah pahala puasa. Yaitu pahala puasa sunnah Kamis skaligus pahala puasa sunnah Ayyamul Bidh.*