ketika dia mengintip di ufuk timur membangunkan sang ayam yang sudah sepuh, yang memaksa berkook membuyarkan mimpi para pengeluh,liaht dia berdiri tergak di atas kandang dengan kayu yang sudah rapuh, berkokok terdengar jauh megingatkan akan adzan subuh, mereka ada yang bangun tersipuh namun ada juga yang tidur seakan tak acuh, sang ayam tak lama lagi, dia sudah tua tak sanggup berlari, mungkin akhir hidup nya berada di dalam panci namun dia bukan orang bodoh , dia menyiapkan telur yang siap menetas dan siap berkokok ketika pantas, kau tau ayam? ya dia yang jalan tersipuh di usia yang sepuh namun dia tak pernah mengeluh.
0 Comments
Post a Comment