KIni habib husein sudah beranjak dewasa, setiap ahli torikoh wajib menjalankan hijrah untuk menyebarkan islam ke pelosok dunia, lalu beliau menghampiri para khaloah untuk menumpang kendaraan guna bertolak ke india, dan beliau meminta izin pada ibu nya.
Dengan berar hati ibu beliau mengizinkan nya dan melepas sang anak berdakawah dan berangkat lah habib husein ke india, setelah sampai di india tepat nya di kota gujarat, kebanyakan penduduk nya beragama budha, dan mulailah habib husein menyebarkan agama islam di kota tersebut dan kota -kota di sekitarnya
Kedatangan beliau membawa rahmat karena tanah yang tadi nya keing menjadi subur dan agama islam berkembang sampai sekarang, setelah itu beliau melanjutkan perjalanaya ke pulau jawa , tepatnya beliau tinggal di ibukota jakarta atau batavia.
Batavia atau jakarta adalah pusat pemerintahan pada zaman hindia belanda , pelabuhannyan adalah sunda kelapa , pada tahun 1736 datang lah habib husein ke jakarta dari gujarat atau india, dan di jakarta sebagai persingahan terakhir beliau, beliau membangun sebuah masjis untuk beribadah dan belajar agama islam
Karena semakin banyak dan berkembang nya agama islam, maka voc atau penjajajhpada saat tu memiliki ke khawatira bahwa islam akan tumbuh besar dan mengancam pwnjajahan mereka karena akan membangkitkan semangat jihad para muslimin dan oleh karean itu habib husein dan pengikut nya di penjara di glodok
Tembok dan pagar besi tidak menyrutkan dakwah habib husein walau dalam penjara banyak para jammah yang ingi belajar pada beliau bahkan membeludak, melihat karomah beliau belandapun gentar dan membebaskan beliau
Karomah beliau sangat lah banyak, diantaranya:
- Memintal benang: pada saat membantu ibu nya habib husein memintal benang yang sangat banyak bahkan sebayak beberapa hari kerja
- Menyuburkan kota gujarat: kota yang dulu nya tandus dann kering bisa di suburkan oleh beliau dengan karomah nya
- Megislamkan tawanan: Ada tawanan tionghoa yang kabur dan meminta pertolongan habib husein dan beliau pun meno;ong nya dan mengislamkannya
- Menjadi imam di penjara: kektika beliau di penjara , beliau berbeda sel dengan para pengkut nya namun setiap malam sipir penjara selalu melihat beliau mengimami solat padahal di waktu iru juga beliau sedang tidur
- Menjadi sis gubernur: pada saat beliau berteduh di daerah gambir beliau di hampiri anak belanda dan beliau melihat bahwa anak ini suatu hari akan menjadi gubernur dan akhi nya anak itu menjadi gubernur batavia
- CAra berkirim uang: Anak yang di katakan menjadi gubernur akhir nya menjadi gubernu dan anak itu mmbalas jasa pada habib husein dan gubernur pun membri uang pada habib husein dan uang itu di buang oleh habib husein ke laut untuk mengiimkan ada ibu nya dan gubrnur pun heran , untuk membuktikan kejadian itu gubernur mengutus ajudannya ke negri yaman dan menanyakan pada habib husein, dan sepulang dari yaman ajudannya melaporkan bahwa ibu habib husein menerima uang di hari dan jam yang sama saat habib husenin membuang uang itu ke laut
7 Kampung Luar Batang: Gubernur batavia mengahdiahkan habib husein sebidang tanah, di kampung barudan tanah itulah yang menjadi tempat peristirahata terakhir beliau, beliau wafat pada tanggal 27 juni 1756, sesuai dengan peraturan masa itu bahwa pendatang jika meninggal harus di kuburkan di tanah abang, namun saat jenazah beliau di bawa ke tanag abang . jenazah nya kembali lagi ke tempat semual di kampung baru dan pada akhir nya beliau di makam kan di rumah nya dan orang mulai menyebut daerah itu dengan nama luar batang
0 Comments
Post a Comment